ceritaku hari ini..

curhatan bukanlah sampah
tulisan bukanlah sampah
curhat dan tulisan adalah sebuah ide untuk karya dimasa depan
karena itu aku bercerita hari ini

Minggu, 28 Oktober 2012

CANDU DAN CAMBUK

..............
Teruslah bergerak
karena itulah ciri kehidupan
(kutipan dari tutorial)

ceritaku hari ini adalah tentang kelelahan dan beberapa obatnya, candu dan cambuk.

Rutinitas, bisa dikatakan pengulangan aktivitas yang sama dan hampir pada waktu yang sama. membosankan bukan kalau kita harus mengulang-ulang sesuatu? apalagi yang diulang bukanlah hal yang menyenangkan bahkan merupakan hal yang menambah beban atau pekerjaan. Seperti kuliah, misalnya. setiap kali datang ke perkuliahan, hampir selalu pulang  dengan membawa sebuah tugas baru yang menuntut perhatian lebih.

Penyakit M aka malas adalah penyakit yang hampir sulit diatasi oleh penderitanya. malas ini akibat dari rutinitas yang terkesan membosankan, dan berbagai faktor lain seperti juga mood. kalau mood sudah jelek, malas, dan jenuh akan suatu aktivitas maka seseorang enggan untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang lain juga. lalu apa obatnya?

Menurut penulis, ada dua dari beberapa yang ampuh. pertama candu.
tahu candu?
ya maksud candu disini adalah sesuatu yang dapat menimbulkan ketagihan bagi pengguna. candu untuk obat jenuh itu sangat banyak, seperti jalan-jalan, main game, nonton, dan banyak lagi yang lain. seringkali ketika kita lelah dengan tugas-tugas kuliah kita kemudian berinisiatif untuk jalan jalan atau yang biasa disebut dengan refreshing atau represing. hal ini memang ampuh dimana setelah melakukannya, akan ada semangat baru. namun ada hal yang juga tidak bisa diabaikan yaitu: 1) kelelahan akibat jalan-jalan. 2) nilai ekonomis, 3) tentu efek candu nya itu.
yang kedua adalah cambuk
pasti tahu ya yang namanya cambuk. kenapa cambuk? bukankah itu sangat menyakitkan?
yup. benar kalau kita dicambuk pasti akan sangat menyakitkan.

coba perhatikan kuda yang dicambuk. meskipun perih, ia tetap berjalan, semakin dicambuk semakin kencang larinya. seperti itulah. ketika kita merasakan kelelahan, kita akan cenderung melemahkan semangat, mengurangi aktivitas, bahkan berlari dari tugas yang seharusnya. kondisi ini sering dialami mahasiswa yang sedang menyusun skripsi. akibatnya orang akan sangat lemah dan tidak tahan banting. terlihat santai sampai-sampai lupa waktu deadline. karena itu kita perlu mencambuk diri kita agar bisa terus berjalan bahkan berlari cepat. semakin kita bergerak, maka akan semakin produktif. kalaupun secara fisik kita berhenti maka otak kita biarkan tetap berjalan. sakit pada prosesnya adalah nikmat. sibuk dengan tugas kuliah, sibuk dengan skripsi, sibuk dengan pekerjaan, bukankah sangat nikmat.

inti dari maksud cambuk adalah tidak melemahkan semangat, tidak berhenti ditengah jalan, dan terus bergerak. sakit memang sakit tapi manis di depan adalah pasti. tidak ada rasa sakit ketika bahkan sakit itu menjadi sebuah rutinitas. efek cambuk adalah terselesaikannya pekerjaan tepat waktu dan optimal. cambuk diri dengan terus memotivasi diri kitas

ini sebuah syair yang bisa dijadikan motivasi agar kita tetap bergerak.


TTERUSLAH BERGERAK !
Teruslah bergerak !
Karena yang mati tidak pernah bergerak
Teruslah bergerak !
Karena itu ciri kehidupan
Teruslah bergerak !
Karena tidak sama orang yang diam dan bergerak
Yang berjuang dan yang tertinggal
Yang berkarya dan yang bersantai

(By:tutorial)

note : tulisan kacau, tapi semoga bermanfaat. manusia tidak luput dari kesalahan.

Minggu, 21 Oktober 2012

TANAH KELAHIRANKU DAN APA KATA MEREKA

aku lahir dari sebuah desa yang aku cintai, aku banggakan, tapi........apa kata mereka? apa kata mereka tentang tanah yang menjadi tanah kelahiran, kampung halaman yang dibanggakan saat aku merantau?

Tidak ada rasa malu yang terbesit dari benak orang saat ditanya darimanakah asalnya? Cianjur, Sukabumi, Tasikmalaya, Padang atau daerah-daerah lainnya di Indonesia. apalagi jika wilayah itu adalah daerah perkotaan atau daerah yang terkenal dengan kebaikan alam maupun masyarakatnya. tapi bagaimanakah jika berasal dari daerah yang dikenal di dalam dan luar negeri dengan predikat yang kurang menyenangkan?
malu?

Mungkin. bahkan sering terjadi ada orang yang tidak mengakui darimana daerah asalnya yang sebenarnya. karena beliau seseorang yang mempunyai gelar yang sangat wah, maka malu mengakui bahwa darahnya adalah daerah yang kata orang tempatnya para ***.

Kata mereka, daerah asalku adalah penyumbang terbesar P** di kota-kota besar. benarkah? pernyataan seperti ini menuai protes dan ketidak setujuan dari beberapa kalangan, termasuk mahasiswa. bahwa sebenarnya mereka bukan berasal dari daerahku, mereka hanya mengaku-ngaku. itu tidak sepenuhnya benar dan tidak juga salah.

Kenyataannya?
Lihatlah dan amati!
Bukankah masyarakat kita sangat giat mencari nafkah. dari anak-anak hingga yang sudah renta merantau kemanapun untuk menghidupi keluarganya. ada yang sukses menjadi pengusaha kecil, bahkan ada yang menjadi pengusaha besar. berbagai profesi, bahkan menjadi petinggi negara pun ada.tetapi sayangnya, yang mudah diingat orang-orang adalah hal-hal yang negatif. salahkah mereka? mungkin iya, mungkin juga tidak. toh memang orang lebih suka bergosip hal-hal yang buruk dibandingkan membicarakan kebaikan-kebaikan orang lain.

Lalu apa yang harus kita lakukan?
memang menyakitkan ketika orang mendengar dari mana asal kita. senyum sinis, dan kata-kata yang tidak terdengar indah di telinga. pertanyaan dan pernyataan menjatuhkan. tapi jadikan hal itu koreksi bagi pribadi kita agar menjadi seseorang yang tidak seperti apa kata mereka. bukankah saat ini sangat banyak juga pemuda-pemudi dari kota kelahiranku yang terpelajar. banyak juga yang berprestasi. Dan merekalah yang nanti akan merubah KATA MEREKA.