sebuah perguruan tinggi layakya memiliki fasilitas yang dapat menampung aktivitas civitas akademika nya. fasilitas tersebut merupakan hal yang penting yang dapat menunjang prestasi yang dicapai mahasiswa dan dapat membawa nama baik perguruan tinggi tersebut. dengan fasilitas-fasilitas yang memadai, tentu kegiatan yang dilaksanakan dapat lebih mudah dan lebih baik. namun menyediakan fasilitas tidak semudah mengucapkan huruf a, b,c, dan lain sebagainya. apalagi jika sudah berkaitan dengan dana yang digunakan untuk penyediaan fasilitas tersebut.
pada sebuah perguruan tinggi yang ada di kota Bandung, contohnya. banguna-bangunan yang baru disertai dengan fasilitas penunjang yang juga baru. awalnya hal tersebut sangat baik mengingat jumlah mahasiswa yang ditampung mencukupi. namun dengan fasilitas yang semakin baik, jumlah mahasiswa yang ditampung menjadi semakin banyak , sehingga fasilitas yang tersedia tidak bisa mewadahi seluruh aktivutas yang ada. bahkan banyaknya mahasiswa tersebut menyebabkan cepatnya kerusakan fasilitas meskipun usianya masih baru.
mari kita lihat
![]() |
| gasebo yang atapnya rusak |
yang ini adalah gasebo. usianya bahkan lebih muda daripada bangunan gedung kampusnya sendiri. tapi lihat kondisinya sungguh memprihatinkan.hal tersebut terjadi memang karena faktor alam, namun konstruksi gasebo juga seharusnya dipersiapkan dengan lebih baik sehingga bisa tahan terhadap cuaca di kota bandung yang cukup ekstrim. sambungan antara atap dan rangka nya yang hanya menggunakan tali menyebabkan ikatannya kurang kuat sehingga terjadilah hal tersebut
nah kalo yang disamping kanan ini adalah penumpukan mahasiswa dikoridor depan kantor jurusan. mahasiswa yang berkumpul tersebut adalah mereka yang memiliki kepentingan dengan dosen, pihak jurusan, maupun berkepentingan dengan nilai, kontrak mata kuliah dan sebagainya. ketidak tersediaan sarana dan prasarana yang memadai menyebabkan penumppukan tersebut sehingga mahasiswa yang ada di koridor menjadi pengganggu untuk mereka yang lewat.kalau saja desain koridor pada bagian jurusan memikirkan aktivitas yang mungkin akan terjaukdi kemungkinan penumpukan tersebut akan berkurang. misalnya desain koridor yag agak menjorok keluar sehingga ada ruang yang dapat dimanfaatkan untuk aktivitas lain
dua gambar disamping adalah kasus dimana saat perkuliahan berlangsung, terjadi kekurangan kursi sehingga dari satu kelas, mahasiswa harus mencari kelas yang memiliki kelebihan kursi untuk dipinjam.
sungguh sangat ironi.padahal di kelas tersebut perkuliahan sedang berlangsung. dampaknya tentu saja terganggunya kelas yang di pinjam kursinya karena konsentrasi belajarnya menjadi buyar.
selain itu juga mereka yang mengalami kekurangan kursi mengalami kerugian waktu karena yang seharusnya langsung belajar, harus mencari kursi keluar kelas dan tentunya ketika telah memasuki kelas mereka harus berbenah dan memerlukan waktu untuk mulai berkonsentrasikasus pindah-pindah kursi merupakan hal rutin yang paling sering terjadi. bahkan sering terjadi mahasiswa yang melaksanakan ujian harus duduk dibawah alias lesehan hanya karena kursinya telah berpindah tempat semua.
sungguh ironi memang, sebuah kampus pada universitas ternama, harus mengalami hal demikian. tampak luar sangat baik. gedung-gedungnya baru dan cuku bagus. namun dari dalam masih banyak hal yang perlu dibenahi.
semoga ke depan akan lebih baik sehingga prestasi yang diraih pun menjadi semakin baik sesuai dengan visinya leading and outstanding university.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar