ceritaku hari ini..

curhatan bukanlah sampah
tulisan bukanlah sampah
curhat dan tulisan adalah sebuah ide untuk karya dimasa depan
karena itu aku bercerita hari ini

Rabu, 04 Januari 2012

' Sesuap Nasi '


 ceritaku hari ini................
'Sesuap nasi’ untuk kehidupan
Sesuap nasi adalah kehidupan,
sesuap nasi adalah keluargaku,
sesuap nasi adalah kebahagiaanku,
sesuap nasi adalah pengorbananku,
sesuap nasi adalah perjuanganku
sesuap nasi adalah bukti cintaku untuk orang yang ku kasihi
memang sangat berharga harga dari sesuap nasi. Bahkan harganya sama dengan pertaruhan nyawa sang pencari. Sesuap nasi hanyalah sebuah kiasan yang mengumpamakan nafkah.  Nafkah seperti yang diketahui sangat sulit dicari
Seorang petani menggarap sawahnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Terik matahari membakar yang membakar kulit bahkan terasa menghangatkan baginya mengingat bahwa semua yang dilakukan demi keluarganya. Seorang nelayan menerjang badai, tersa seperti sedang bermain ditaman hiburan karena mengingat senyum keluarga akan nafkah yang ia dapatkan 
Seorang kuli bangunan rela menapaki lantai-lantai tertinggi hanya berbekal keberanian. Antara sadar dan tidak sadar bahwa pekerjaan yang mereka lakukan memiliki resiko kecelakaan yang cukup besar. dalam kemegahan gedung yang banyak menyimpan kepalsuan tertimbun keringat dan jerih payah mereka. Hanya demi sesuap nasi. Bahkan peluh terasa seperti air yang menyejukkan.
Beralaskan tikar bahkan tanah sekalipun. Beratapkan terpal bahkan langit sekalipun. Demi sesuap nasi penyambung hidup. Semua rela dilakukan.
sesuap nasi untuk ku persembahkan
ada yang mendapatkannya dengan cara yang baikdengan bekerja keras dan jujur. dan ada yang mendapatkannya dengan cara yang kurang baik dengan kebohongan dan pemaksaan. Semua tahu akan resiko yang akan ia terima dengan tindakannya. Yang serakah bahkan menimbunnya, pun demi orang yang mereka kasihi.
Sesuap nasi tetesan air mataku
Cucuran air mata ini tak sebanding dengan yang aku dapatkan
Tidak jarang orang harus meneteskan air matanya karena sangat sulit mencari sesuap nasi. Berurusan dengan petugas keamanan dan ketertiban. Meyusuri jalan-jalan yang berliku yang mengarah pada kerumitan pemikiran manusia-manusia nya.  Pedagang kaki lima, pengemis, pengamen. Hanya demi sesuap nasi
Sesuap nasi…
Hai kau penguasa..
Di puncak tertinggi mu, bisakah kau lihat hamparan kehidupan itu
Sesuap nasi  yang bahkan tak mencukupi
Dan kau mungkin tak bisa member secara rinci
Tapi hentikan    kesia-siaanmu
Untuk apa yang tak perlu..
ujifaisy
 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar