ceritaku hari ini..

curhatan bukanlah sampah
tulisan bukanlah sampah
curhat dan tulisan adalah sebuah ide untuk karya dimasa depan
karena itu aku bercerita hari ini

Rabu, 21 Desember 2011

ibu dan hari ibu

ibu
apa yang kau tahu?
dia adalah seseorang yang mengandung, melahirkan dan menyusui kita, serta merawat kita hingga dewasa. ya secara sederhana, itu lah ibu.

mengandung bukan lah hal yang sederhana. awal mengandung membuatnya sangat terseiksa dengan perubahan kondisi badan. rasa pusing, mual dan bahkan ada perasaan aneh yang mungkin sebelumnya belum pernah muncul. tapi hal tersebut bukan menjadi beban bagi beliau. malah beliau merasakannya dengan kebahagiaan yang amat dan sangat. tidak terpikirkan bagi beliau untuk mengeluhkan kondisi fisiknya

ketika usia kandungannya semakintua, terlihat perutnya yang mulai membuncit. membayangkannya saja pesti terasa berat. beban berat yang kemana-mana harus dibawa. tidak bisa di tinggalkan meski sedetik pun. mandi, belanja, memasak bahkan saat tidur ibu harus mengalami kesulitan dengan posisinya.

melahirkan. tentu kita pernah mendengar bagaimana sulitnya melahirkan. mendengarkannya saja membuat kita mengerutkan dahi. perjuangan hidup dan mati. tapi seorang ibu menepiskan semua rasa gentarnya, mengeluarkan seluruh tenaganya, bahkan mempertaruhkan hidupnya demi memberikan kita sebuah cahaya. agar kita bisa melihat dunia yang luas. memberikan kita nafas untuk menghirup udaya yang bebas.

subhanallah..
sungguh hebat perjuangan ibu..

mataharinya alam sebagai perumpamaan
dunia isinya belumlah sepadan
sebagai balasan ibumu melahirkan

(mengutip sebuah lagu. maaf lupa judulnya)

hari ibu
hari ibu di inspirasi oleh kongres wanita indonesia (KOWANI) pada tanggai 22-25 desember 1928. namun hari ibu ditetapkan pada kongres wanita ketiga pada tanggal 22 desember 1938.

mungkin  hari ibu ini merupakan penghargaan untuk para ibu yang telah memperjuangkan hidupnya demi anaknya. menumpahkan semua kasih sayangnya dan memberikan nafas kehidupan untuk seorang anak. seorang wanita yang dari rahimnya melahirkan presiden, profesor, doktor, guru dan bermacam-macam manusia.

tapi..
pada hari yang spesial itu kenapa kita masih saja angkuh untuk mengungkapkan kasih sayang terhadap seorang ibu. rasa enggan dan malu selalu menyelimuti ketika ingin mengungkapkan kasih sayang kita yang menurut kita besar terhadap seorang ibu itu. sudah tahu bahwa ibu kita orang jawa yang tidak mengerti bahasa inggris atau bahasa lain. kenapa kita mengungkapnya dengan" kata i love you, mom ". bagaimana sang ibu akan mengerti. bukankah lebih mudah untuk kita mengucapkan" ma, kula eman ning emak " atau mengucapkan rasa sayang dengan menggunakan bahasa ibu masing-masing.
bukan di jejaring sosial tapi dengan menghadapnya atau menelponnya. bukankah itu sangat mudah.

seberapa pentingkah hari ibu?
bagi saya pribadi, setiap hari adalah hari yang penting untuk menunjukkan kasih sayang kita pada ibu, pada orang tua kita. karena meskipun kita mengungkapkan " aku sayang ibu" setiap hari takkan bisa membalas kasih sayang beliau.

kasih sayang bukan sekedar kata. cinta bukan sekedar c-i-n-t-a. menyayangi ibu dengan patuh, menghormati..entahlah rasanya aku pun tak tahu bagaimana memberikan kasih sayang terhadap beliau. tidak ada yang bisa menandingi kasih sayangnya terhadap kita.

dia lh yang selalu merangkul kita saat semua orang menjuhi kita. dia bukan hanya mengusap air mata kita tapi menghapus gundah di hati kita. dia yang saat orang lain memertawakan kita, tersenyum dan menyirami kita dengan hangatnya kata-katanya.

ungkapkan kasih dan sayang mu pada ibu kapanpun kau mau. bukan hanya hari ibu. karena hari ibu adalah setiap hari kita. setiap nafas kita. dan setiap langkah kita.

ujlifaisy

Senin, 19 Desember 2011

taman atap. solusi atau alibi ?


Pertumbuhan penduduk yang sangat pesat menimbulkan meningkatnya kebutuhan-kebutuhan yang menunjang kehidupan penduduk tersebut. Selain pangan sebagai kebutuhan dasar, kebutuhan akan papan pun tidak dapat diabaikan. Papan sebagi tempat berlindung dan bernaung dari panas yang terik dan hujan yang jatuh. Papan sebagai tempat untuk beristirahat, dan banyak hal lagi.

Peningkatan kebutuhan akan papan menjadi peluang bisnis bagi para pengembang perumahan. Hal tersebut tentu sangat menguntungkan. Para pengembang mulai mencari-cari lahan yang dapat dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan akan perumahan tersebut. Akibatnya, lahan terbuka menjadi semakin berkurang. 

Persawahan berubah fungsi mejadi sebuah real estate atau komplek perumahan. Hutan-hutan diganti vegetasiya menjadi villa dan rumah-rumah yang berjejer membentuk polanya tersendiri. Hal tersebut tentu menjadi sebuah permasalaha tersendiri. Ruang terbuka hijau yang merupakan pabrikoksigen yang sangat penting menjadi sangat sempit. Sedangkan pohon sebagai penyerap karbondioksida menjadi sangat kewalahan menerima sisa pembakaran tersebut yang jumlahnya bahkan sudah tidak normal lagi. Efek lainnya adalah berkurangnya sumber makanan.

Untuk mengurangi dampak tersebut, para perancang, pemikir, dan bahkan penuntut ilmu yang berhubungan dengan bidang pengembangan perumahan mengusulkan ide taman atap atau roof garden.

Solusi kah?

Satu sisi memang benar. Meskipun tidak ditanam diatas tanah secara langsung namun taman atap ni tentu bisa dijadikan media penghijauan bahkan sarana untuk penyediaan oksigen keluarga. Bahkan taman atap tersebut bisa dijadikan penambah estetika pada sebuah bangunan.

Banyak mahasiswa yang menyisipkan taman atap dalam desainnya dengan alasan untuk penghijauan. Sedangkan halaman dari bangunan tersebut di desain untuk menjadi lahan parkir yang notabene ditutupi dengan perkerasan. Pada kasus lain bahkan lahan yang tersedia dihabiskan untuk bangunan sehingga tidak memiliki sisa untuk penghijauan.

Masalahnya?

Walaupun penghijauan tersebut dapat teratasi dengan taman atap, kita perl mengingat bahwa tanaman bukan hanya sebagai media penyedia oksigen tetapi juga mejadi penyeimbang tanah, penyerap air, bahkan penguat struktur tanah. Sehingga jika tanaman tersebut semakin kecil jumlahnya maka wajar saja jika saat hujan, air yang ada dipermukaan tidak tertampung. Akibatnya banjir melanda. Mungkin pada pihak yang menghuni perumahan tidak merasakan akibatnya, tapi lihat yang disekitarnya.

Jadi apakah taman atap sebuah solusi atau alibi?

Dengan adanya dalih penghijauan pada atap bangunan tentu pengembang menjadi semakin bebas menggunakan lahan. Bahkan bisa memperbanyak keuntungan dengan efektifitas lahan untuk pembangunan.

Hanya sekedar pemikiran penulis yang prihatin akan lebatnya hutan gedung. Sempitnya ruang gerak yang diakibatkan sempitnya lahan.

ujlifaisy

Minggu, 18 Desember 2011

cinta kah?

ceritaku hari ini...



Apa jadinya kalau cinta sudah bicara?
m...entahlah. jawabannya sangat beragam. Memang hal yang satu ini menjadi sebuah hal yang sangat menarik. Dari masa ke masa, dari penguasa ke penguasa, hal yang satu ini selalu menjadi topik yang menarik untuk diperbincangkan.

Ingat peristiwa qabil dan habil?
mereka yang bersaudara menjadi saling membunuh karena hal yag satu itu. 

Lalu lady diana?
Demi menemukan hal yang dinamakan cinta. Menjadi topik hangat yang bahkan bisa menjatuhkan nama baiknya.

Pada masa nabi yusuf. Ingatkah dengan siti julaikha?
Yang demi mendapatkan apa yang disebut cinta bahkan menjadi seseorang yang berani untuk menjatuhkan harga dirinya bahkan memfitnah orang lain.

Pada masa sekarang?
Lebih kompleks dari itu. Pembunuhan? Pemerkosaan? Permusuhan bahkan peperangan semuanya dapat terjadi karena yang namanya cinta. Sahabat bisa menjadi musuh dalam seketika, kawan bisa menjadi lawan, anak bisa menjadi durhaka, istri bisa menjadi janda. Ya semuanya bisa karena cinta.
Miris memang. Seorang remaja yang bahkan belum mengerti apa-apa menjadi sangat berani. Tidak berpikir panjag hanya demi sesuatu yang mereka namakan cinta. Akibatnya putus sekolah dan married by accident menjadi hal yang sangat biasa.

Benarkah cinta? Apakah cinta menghancurkan? Apakah cinta menjauhkan kita dari yang maha cinta?
Ataukah semua yang terjadi hanyalah nafsu terselubung yang memuakkan? Nafsu menjijikan yang ditutupi kepalsuan atas nama cinta.

Jawabnya ada pada masing-masing pribadi.

Cinta bukanlah hal yang menjijikan. Bukan hal yang menghancurkan.cinta itu menyatukan, mendamaikan, menentramkan jiwa dan mendewasakan pemikiran. Cinta yang mendekatkan pada yang maha cinta.

Cinta memang berwarna. Namun tertuju pada satu warna. Warna indah yang menambah harmoni. Mengerti, memahami, memaklumi.

Orang yang selalu merasa belum menemukan cinta adalah orang yang tidak pernah menyadari betapa cinta sangat dekat. Cinta ada dalam dirinya, dalam hatinya.

Orang yang selalu merasa bahwa orang lainlah yang dapat membahagiakannya dengan cintanya, mungkin belum menyadari bahwa cinta tulus yang ia berikan lah yang akan membawa kebahagiaan dalam dirinya.

namun yang terjadi sekarang adalah pembenaran atas nama cinta. ketidaktahuan akan cinta membuat orang merasa bahwa semua yang dilakukannya itu benar. bahkan pergeseran nilai pun terjadi dimasyarakat. banyak remaja yang hamil diluar nikah dan menganggap bahwa hal itu sudah wajar. dan mereka mengeluarkan alasan bahwa semua itu atas dasar cinta. dan akhirnya banyak orang tua yang mau tidak mau membenarkan pernikahan dibawah umur.
cinta tidak menggunakan logika?

pantas saja banyak kelakuan orang yang jatuh cinta yang seperti binatang. binatang yang tidak memilki akal. binatang yang bertindak semaunya. tanpa pertimbangan dan perhitungan. tanpa takut akan dosa.

hanya sedikit kalimat penutup dari saya. mari perbaiki cara kita mencinta.

ujlifaisy

poskocurhat: aku

poskocurhat: aku: Biarkan orang menilaiku Karena aku adalah aku Dan hanya allah yang tahu siapa aku Krisis kepercayaan ...

poskocurhat: tak semanis gula jawa

poskocurhat: tak semanis gula jawa: ceritaku hari ini.... di dunia ini banyak kisah yang sangat menarik. namun kisah cinta tetaplah menjadi favorit para pencerita dan para pen...

poskocurhat: tak semanis gula jawa

poskocurhat: tak semanis gula jawa: ceritaku hari ini.... di dunia ini banyak kisah yang sangat menarik. namun kisah cinta tetaplah menjadi favorit para pencerita dan para pen...

Sabtu, 17 Desember 2011

tak semanis gula jawa

ceritaku hari ini....

di dunia ini banyak kisah yang sangat menarik. namun kisah cinta tetaplah menjadi favorit para pencerita dan para pendengar. entah mengapa dan bagaimana, kisah-kisah itu mengalir lebih deras dari arus sungai, lebih dahsyat dari hempasan angin. sinarnya yang terang, lebih terang dari matahari pagi membuat siapa pun yang memandangnya menjadi silau. tidak tua, tidak muda, kaya-miskin, dari kalangan biasa hingga luar biasa.

tidak heran memang, dengan cinta semua bisa terjadi. dengan cinta, kata-kata mengalir lebih deras dari hujan. dengan cinta degup jantung lebih kencang dari kecepatan cahaya. dengan cinta orang bisa tertawa dalam sekejap mata dan menangis dalam hitungan kata.

aku bukan mengagungkan cinta. aku bukan pemuja cinta. namun aku termasuk pencinta. meski kisah cintaku tak semanis gula jawa.

tidak hanya ada orang yang menyukai kisah cinta, namun juga adayang mencerca. tapi aku yakin dalam hatinya ada persetujuan untuk suatu kisah. karena tidak hanya sedikit yang mulutnya berkata tidak namun hatinya mengangguk pasrah.

lalu bagian mana yang tak semanis gula jawa?

pada bagian manapun ketika seorang pencinta merasakan suatu ganjalan. keresahan dan kegalauan pasti melanda. ada satu masalah kecil, menjadi sesuatu yang sangat besar bagi para pencinta yang sedang mabuk dengan virus yang sangat berbahaya tersebut. mata bisa menjadi senjata prasangka yang sangat ampuh. telinga bisa jadi jalan pertikaian yang menggelegar.

cinta tak semanis gula jawa kalau kita tidak dewasa menyikapinya. cinta tak semanis gula jawa kalau kita tidak mengerti cara mencinta. cinta tak semanis gula jawa kalau kita mencinta dengan emosi dan nafsu.

mau kisah cinta yang manis?
m...makan permen saja. karena cinta adalah yang mendekatkan pencinta pada yang maha cinta. so..siapkan mental untuk mencinta. karena cinta tak semanis gula jawa.